09
Sep
09

9.9.9

wow…. nice number i like it …….🙂

beneran deeh suka banget ma’ neh angka, katanya sich angka yang ajiiiiiibbb, hoki n’ top markotop …. [what!! r u sureee…], gak juga sich cuma agak melebay aja sih saia nya hehehhehe *takol rully….*

kenapa saia suka banget ma nih angka, coz tepat banget di tanggal lahir saia *ampun Dijeeeeh* wakakakakka, yah kata papah saia sih bilang  tanggal lahir kamu tuh bagus n’ semoga membawa berkah di kehidupan kamu…. amiiiiiiinnn…., duuhh ceneng nyaaa….. *jejingkrakan*

tapi secara matematika angka 9 punya nilai yang sangat tinggi [bisa di tanyakan kepada guru matematika anda sendiri] hiihihih, kalau orang beranggapan nilai 10 yang paling tinggi, menurut saia tidak karna angka 10 itu hanya gabungan dua angka dalam 1 bilangan 1 dan 0, benerkan jadi angka yang tertinggi dalam 1 bilangan yah 9 [teteeeeeeeppp pada pilihan yang terpilih] *lho* huehueue

kalau seandainya tgl 09 bulan 09 tahun 2009 tepat setelah syawal pasti banyak yang di jadikan momen u/ walimah [termasuk saia juga sihh] huehueue, tapi sekarang mah tepatnya masuk di tengah² ramadhan malah tepatnya di hari ke 19, amat sangat kebetulan yang bagus moga bawa berkah n’ alhamdulillah rejeki yang saia dapatkan di hari ini bawa berkah amiiiiiiiinn…

mengingat momen² di angka 9 ini sangat mengasikkan n’ ramadhan dah masuk juga di 10 hari terakhir ramadhan menuju pula Lailatul Qodar, semoga kita sebagai muslim yang menjalankan ibadah puasa insya allah mendapatkan ke berkahan di Malam Seribu Bulan atau Lailatul Qodar dan semoga segala permohonan kita kepada ALLAH Aza Wajjala ter ijabah oleh NYA amin

dan Ciri ciri Lailatul Qodar

Dinamakan lailatul qodr karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah swt untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini, sebagaimana firman Allah swt :

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ ﴿٣﴾
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ ﴿٤﴾
أَمْرًا مِّنْ عِندِنَا إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ ﴿٥﴾

Artinya : ”Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad Dukhan : 3 – 5)

Al Qurthubi mengatakan bahwa pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat dan jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya :

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾

Artinya : ”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr : 4 – 5)

Diantara hadits-hadits yang menceritakan tentang tanda-tanda lailatul qodr adalah :

1. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.

2. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban)

3. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani)

4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim)

Terkait dengan berbagai tanda-tanda Lailatul Qodr yang disebutkan beberapa hadits, Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan,”Semua tanda tersebut tidak dapat memberikan keyakinan tentangnya dan tidak dapat memberikan keyakinan yakni bila tanda-tanda itu tidak ada berarti Lailatul Qodr tidak terjadi malam itu, karena lailatul qodr terjadi di negeri-negeri yang iklim, musim, dan cuacanya berbeda-beda. Bisa jadi ada diantara negeri-negeri muslim dengan keadaan yang tak pernah putus-putusnya turun hujan, padahal penduduk di daerah lain justru melaksanakan shalat istisqo’. Negeri-negeri itu berbeda dalam hal panas dan dingin, muncul dan tenggelamnya matahari, juga kuat dan lemahnya sinarnya. Karena itu sangat tidak mungkin bila tanda-tanda itu sama di seluruh belahan bumi ini. (Fiqih Puasa hal 177 – 178)

Perbedaan Waktu Antar Negara

Lailatul qodr merupakan rahasia Allah swt. Untuk itu dianjurkan agar setiap muslim mencarinya di sepuluh malam terakhir, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Carilah dia (lailatul qodr) pada sepuluh malam terakhir di malam-malam ganjil.” (HR. Bukhori Muslim).

Dari Abu Said bahwa Nabi saw menemui mereka pada pagi kedua puluh, lalu beliau berkhotbah. Dalam khutbahnya beliau saw bersabda,”Sungguh aku diperlihatkan Lailatul qodr, kemudian aku dilupakan—atau lupa—maka carilah ia di sepuluh malam terakhir, pada malam-malam ganjil.” (Muttafaq Alaihi)

Pencarian lebih ditekankan pada tujuh malam terakhir bulan Ramadhan sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori Muslim dari Ibnu Umar bahwa beberapa orang dari sahabat Rasulullah saw bermimpi tentang Lailatul Qodr di tujuh malam terakhir. Menanggapi mimpi itu, Rasulullah saw bersabda,”Aku melihat mimpi kalian bertemu pada tujuh malam terakhir. Karena itu barangsiapa hendak mencarinya maka hendaklah ia mencari pada tujuh malam terakhir.”

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Carilah ia di sepuluh malam terakhir. Jika salah seorang kalian lemah atau tdak mampu maka janganlah ia dikalahkan di tujuh malam terakhir.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ath Thayalisi)

Malam-malam ganjil yang dimaksud dalam hadits diatas adalah malam ke- 21, 23, 25, 27 dan 29. Bila masuknya Ramadhan berbeda-beda dari berbagai negara—sebagaimana sering kita saksikan—maka malam-malam ganjil di beberapa negara menjadi melam-malam genap di sebagian negara lainnya sehingga untuk lebih berhati-hati maka carilah Lailatul Qodr di setiap malam pada sepuluh malam terakhir. Begitu pula dengan daerah-daerah yang hanya berbeda jamnya saja maka ia pun tidak akan terlewatkan dari lailatul qodr karena lailatul qodr ini bersifat umum mengenai semua negeri dan terjadi sepanjang malam hingga terbit fajar di setiap negeri-negeri itu.

Karena tidak ada yang mengetahui kapan jatuhnya lailatul qodr itu kecuali Allah swt maka cara yang terbaik untuk menggapainya adalah beritikaf di sepuluh malam terakhir sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya.

Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qodr

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dai Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa melakukan qiyam lailatul qodr dengan penuh keimanan dan pengharapan (maka) dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.”

Juga doa yang diajarkan Rasulullah saw saat menjumpai lailatul qodr adalah ”Wahai Allah sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf, Engkau mencintai pemaafan karena itu berikanlah maaf kepadaku.” (HR. Ibnu Majah)

Dari kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa dianjurkan bagi setiap yang menginginkan lailatul qodr agar menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah, seperti : shalat malam, tilawah Al Qur’an, dzikir, doa dan amal-amal shaleh lainnya. Dan orang yang menghidupkan malam itu dengan amal-amal ibadah akan merasakan ketenangan hati, kelapangan dada dan kelezatan dalam ibadahnya itu karena semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridho Allah swt.

Wallahu A’lam


10 Responses to “9.9.9”


  1. September 9, 2009 at 5:11 pm

    kayaknya saya lebih setuju jika kita tidak terlalu memprediksi kapan lailatul qodar hadir. Yang terpenting tiap malam kita pergunakan sebaik2nya untuk mendekatkan diri pada Ilahi.

  2. September 10, 2009 at 4:18 pm

    Percaya sih boleh2 aja, tapi menurut saya jangan terlalu di yakini. Malah sampai ada yang memaksakan diri melahirkan tepat pada tanggal 9-9-09. Hal seperti ini akan sangat membahayakan. Percayalah hanya kepada Sang Pencipta….

  3. September 11, 2009 at 5:02 pm

    ayo semangat.. mumpung ni masuk 10 hari terakhir..

  4. September 12, 2009 at 3:17 pm

    Bloghicking.
    bloghicking…
    Sore-sore jalan-jalan nengok sahabat

  5. 6 AriefDj™
    September 13, 2009 at 3:30 pm

    ..saia juga suka dengan angka sembilan yang entah kenapa selalu mengingatkan saia pada Wali Songo..

  6. September 21, 2009 at 1:41 pm

    Salam Kenal
    Selamat hari raya Idul Fitri 1430H
    Minal Aidin waal Faidzin
    Saalam Takzim Batavusqu

  7. September 24, 2009 at 1:53 am

    Salam Takzim,
    Selamat pagi blogger Indonesia, sukses selalu

  8. October 15, 2009 at 7:46 am

    berkunjung…..
    banyak yang pada memaksa lahiran tanggal tersebut tuh….

  9. October 15, 2009 at 8:32 am

    lama tidak saling berkunjung, apa khabar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Yang Poenya Blog

My Diary on Facebook

Almanak

September 2009
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Roelly Categori’s

Yang Pada Ngoceh

ipink on 5 Perkara Sebelum 5 Perka…
citrA on Pek Tay atau Keputihan
muhammad fareed bin… on 5 Perkara Sebelum 5 Perka…
naiffyan on 5 Perkara Sebelum 5 Perka…
Hari on Glukoma

My Mood

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Kotak Amal

Diary of Me

Blog Stats

  • 195,783 hits

%d bloggers like this: